Saturday, 16 April 2011

What If


"what" and "if" are normal nonthreatening words like others such as "hungry" and "food" (nampak sangat aku lapar skang lol) but then if you combine em together side by side and it will become "What If" yang membawa perasaan takut dan gentar di dalam maksudnya. Hari ini aku belajar untuk memberanikan diri ini berdepan dengan "What If" yang selama ini menghantui di benak fikiran aku.


What If What If What If

Di dalam setiap permulaan pasti ada pengakhirannya. Cinta is not an exception. Setiap manusia mempunyai jalan cerita cinta masing-masing walaupun aku tidak tahu mengapa dan bagaimana berakhirnya cinta itu, if what you felt back then were true love, then it is never too late. If its true then why it isn't true now. Berpeganglah carilah kekuatan courage to follow your heart.


Mereka kata: 
ikut hati hidup mati.
ikut rasa hidup binasa.
ikut nafsu hidup lesu.


But I say as long as you follow your heart sincerely and truthfully, Insyallah everything will be okay.

Aku percaya, jika aku di beri peluang untuk merasai cinta itu, aku akan berusaha untuk menggenggamnya. If I didn't, I hope you will.